Langsung ke konten utama
“HAHAHA TUMBANG”
By : Panji Muslim
Semalam teriringi kembang melati sampai dini hari
Tak terasa tiba waktunya kamu kembali di tempat peristirahatanmu di sana
Sendiri aku mencoba merangkai kata dengan lubuk
Mengarah di hadapanmu dan sesegera kau peluk
Sungguh suka berbela di kala itu
Ssssttttt.....
Pejam mata terbuka
 dan semua ?
BUKAN!
Ini bukan tempat yang kau idamkan
Kau tak akan mau
Beranganpun enggan
                Kemarin kudenganmu bersua dan berkata sama
                Bukan karena aku diam
                Tapi mengapa?
                Hujan tak lagi menyemikan tempat ini
                Daun laun berguguran
                Dan embun hanya menyelimuti daun
                Kara pohon telah roboh
                Bukan kara angin, bukan kara hujan, bukan kara rayap
                Tetapi karena tak mampu lagi berharap.
Kini kau pun tumbang
Setelah sekian berdiri menantang
Tak hirau sedikit pun cuaca yang datang
Hahahhaha.....
Kini rayap kian gembira memakanmu sampai batang
Bukan kasihan

Dan memang itulah yang kamu inginkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

My name is Panji Muslim. I am from ngombak village. SMA N 1 Gubug is my school.  PERSAHABATAN Pada setiap kehidupan seseorang, pasti akan membutuhkan teman yang bisa berbagi disaat susah maupun senang. Sahabat memang memiliki peran yang bisa membuat hidup menjadi lebih berwarna. Tetapi kehadiran sahabat bukanlah untuk menggantikan posisi pasangan atau kekasih anda. Saat anda memiliki teman yang baik, bukan hadiah atau bingkisan atau kado yang mereka inginkan. Tetapi perhatian dan kesabaran yang mereka butuhkan. Terkadang sahabat juga butuh didengarkan, baik itu senang maupun dalam duka. Jadi apabila anda memiliki sahabat, maka persiapkan waktu dan kesabaran yang cukup untuk mendengarkan segala masalah serta keluh kesah yang mereka rasakan. Sahabat akan membantu memecahkan permasalahan yang sedang anda hadapi. Atau mungkin hanya sekedar membicarakan masalah pekerjaan atau kehidupan yang terjadi di sekitar anda. Begitu pula dengan sang sahabat, mereka juga ingin an...
Bukan Layak Lalu Oleh : Panji Muslim Kini tak ku dengar lagi kicau nan indah Yang dahulu temani pagi                 Bukan layak lalu                 Yang selalu iringi pagiku                 Berikan semangat baru Ketika kubangun sekarang Yang kupunya hanya harapan Semoga kelak kau tak melupakan Diriku yang pernah menetap sementara Di relung hatimu                                                                  ...
Lathi Belati Hati Diri oleh : Panji Muslim Asah belati lamban tak henti Tampak jeli menghadap tepi Tempur tak terhindari manakala bunga layu tlah pergi       Tajam meruncing kian tersadari       Siap mengarungi menyayat pergi       Lugas terkuak timbul dari lathi       Koyak tajam bertubi-tubi menggilas lembut hati Berdarah cucur menyelimuti diri Menutup sinar aura rohani Logika pun tak sadarkan diri      Manis lathi seharum bunga melati      Setajam belati menusuk dan pergi      Tertatih lagi ombang keluh diri      Tetes ratap tak mampu terhindari      Melihat benangsari terbawa hembus angin menyendiri                          ...