Langsung ke konten utama
Tersedu sedu
Oleh : bang pan

Serumpun kerinduan dalam kalbu menatap langit yang sendu
Melihat bayangan dalam cermin semu
Menikmati ketidak sadaran kala malam semu
Berujung pada mimpi yang tabu
Serangkaian ucapan terdengar bisu
Tak sedikitpun masuk pikir maupun kalbu
Teresedu-sedu
Tangis tak henti beradu
Masih tak terdengar itu
Ternyata itu sandiwara kelabu
Sandiwara tuk memaksa cinta tak bertemu
Tapi mengapa berlalu?
Tersedu-sedu
Kembali air mata tak henti menetes dari pelupuk mata
Bercucuan kehilangan sejuta harapan yang kini sirna
Mengapa?
Mengapa tak kunjung usai sandiwara
Dimana ketulusan yang dulu terbina?
Tragis nian nasib hamba
Tuhan,
Aku kembalikan semua pada-Mu tuhan
Semua ini rencana-Mu yang tersimpan
Yang ciptaanmu harus ikhtiarkan


                                                                                                                Dalam situasi mendung
Surakarta, 19 Desember 2015

                                                                                                                

Komentar

Postingan populer dari blog ini

My name is Panji Muslim. I am from ngombak village. SMA N 1 Gubug is my school.  PERSAHABATAN Pada setiap kehidupan seseorang, pasti akan membutuhkan teman yang bisa berbagi disaat susah maupun senang. Sahabat memang memiliki peran yang bisa membuat hidup menjadi lebih berwarna. Tetapi kehadiran sahabat bukanlah untuk menggantikan posisi pasangan atau kekasih anda. Saat anda memiliki teman yang baik, bukan hadiah atau bingkisan atau kado yang mereka inginkan. Tetapi perhatian dan kesabaran yang mereka butuhkan. Terkadang sahabat juga butuh didengarkan, baik itu senang maupun dalam duka. Jadi apabila anda memiliki sahabat, maka persiapkan waktu dan kesabaran yang cukup untuk mendengarkan segala masalah serta keluh kesah yang mereka rasakan. Sahabat akan membantu memecahkan permasalahan yang sedang anda hadapi. Atau mungkin hanya sekedar membicarakan masalah pekerjaan atau kehidupan yang terjadi di sekitar anda. Begitu pula dengan sang sahabat, mereka juga ingin an...
Bukan Layak Lalu Oleh : Panji Muslim Kini tak ku dengar lagi kicau nan indah Yang dahulu temani pagi                 Bukan layak lalu                 Yang selalu iringi pagiku                 Berikan semangat baru Ketika kubangun sekarang Yang kupunya hanya harapan Semoga kelak kau tak melupakan Diriku yang pernah menetap sementara Di relung hatimu                                                                  ...
Lathi Belati Hati Diri oleh : Panji Muslim Asah belati lamban tak henti Tampak jeli menghadap tepi Tempur tak terhindari manakala bunga layu tlah pergi       Tajam meruncing kian tersadari       Siap mengarungi menyayat pergi       Lugas terkuak timbul dari lathi       Koyak tajam bertubi-tubi menggilas lembut hati Berdarah cucur menyelimuti diri Menutup sinar aura rohani Logika pun tak sadarkan diri      Manis lathi seharum bunga melati      Setajam belati menusuk dan pergi      Tertatih lagi ombang keluh diri      Tetes ratap tak mampu terhindari      Melihat benangsari terbawa hembus angin menyendiri                          ...